Electronic Components News & Application
Infineon / Mitsubishi / Fuji / Semikron / IXYS / Eupec

Daftar 5 Fungsi Nukleus dalam Sel

Posted Dateļ¼š2013-09-11 08:54:00

Proses kehidupan di dalam sel bergantung pada organel sel. Salah satunya ialah nukleus sebagai pusat dari segala aktivitas sel dan sel-sel kecil lainnya.

Nukleus merupakan organel dalam sel yang juga dikenal sebagai inti sel. Organel ialah organ-organ yang ada di dalam sel. Organel sel nukleus memiliki cara kerja yang mirip dengan otak. Nukleus sebagai inti sel menjadi pusat yang mengendalikan seluruh kegiatan Sicbo Online dan mengontrol aktivitas sel.

Nukleus memiliki bentuk macam-macam dan tidak selalu sama. Beberapa bentuk dari nukleus di antaranya bulat, lonjong, atau cakram.

fungsi nukleus

Lokasi dari nukleus pun bisa berbeda-beda. Walaupun dikatakan sebagai inti sel, nukleus tidak selamanya berada di tengah. Bahkan, pada beberapa kasus terdapat nukleus yang letaknya dipinggir atau tepi sel.

Tak hanya terdiri dari kromosom, nukleus memiliki bagian lain yang sama pentingnya untuk menjalani kehidupan.Agar lebih jelas lagi, berikut ini merupakan bagian-bagian dari nukleus pada sel.

1. Membran Inti

Membran inti ialah selaput ganda yang berguna untuk melapisi inti sekaligus sebagai pelindung. Pada membran inti, lapisan luar terhubung dengan retikulum endoplasma. Sementara itu, terdapat fosfolipid yang membentuk lapisan ganda lipid.

Membran inti pada nukleus membantu mempertahankan bentuk aslinya meski ada aktivitas keluar masuk dari pori-pori nukleus. Pori-pori ini memungkinkan adanya pertukaran molekul yakni protein dan RNA antara nukleus dengan sitosplasma.

2. Nukleosplasma

Bagian kedua dari nukleus ialah nukleosplasma. Nukleosplasma ialah bagian inti sel berbentuk seperti gel serta terdiri dari beberapa kandungan seperti ion, protein, enzim, nukleotida, dan benang kromatin.

Nukleosplasma sering disebut sebagai karioplasma yang berguna untuk melindungi inti sel agar tidak mudah rusak. Kemudian, fungsi lainnya ialah menjaga bentuk nukleus agar tidak berubah.

3. Nukleous

Nukleous merupakan bagian inti sel dengan bentuk padat. Bagian nukleous ini tidak memiliki lapisan pelindung di bagian luarnya. Pada beberapa jenis eukariotik, ada yang memiliki nukleous hingga empat.

Nukleous ini berisi RNA dan protein. Untuk mengirimkan kode RNA, nukleous umumnya merangkai subunit penyusun ribosom. Saat proses sintesis protein terjadi, nukleous akan menghilang sementara waktu dan kembali lagi setelah proses selesai hingga bagian inti sel terbentuk.

4. Kromosom

Sebagai sebuah organel, nukleus berfungsi untuk menampung kromosom tubuh. Dalam satu nukleus terdapat sekitar 46 kromosom. Nah, kromosom ini terdiri dari sekumpulan DNA, di mana memuat informasi mengenai hereditas serta instruksi lain yang berguna untuk perkembangan sel tubuh, seperti jenis rambut, warna mata, dan lainnya.

Sementara itu, transkripsi ialah proses menyalin salah satu untai DNA dan nantinya akan diubah menjadi mRNA. Tahapan ini memiliki tujuan untuk menterjemahkan mRNA menjadi sebuah protein.

Itulah dia beberapa ulasan mengenai fungsi nukleus. Tanpa disadari ternyata nukleus sebagai pusat dari kerja sel memiliki peran penting layaknya otak manusia. Kemudian, banyak fungsi penting lain dari nukleus terutama yang ada hubungannya dengan DNA dan protein.


category: News

Next: Kumpulan Situs Pasaran Judi Casino Online Terbaik 2023